Home | Food | Proses Pengolah Green Coffee Menjadi Kopi Biasa
Proses Pengolah Green Coffee Menjadi Kopi Biasa

Proses Pengolah Green Coffee Menjadi Kopi Biasa

Minum secangkir kopi pada pagi maupun malam hari. Tentu saja sudah menjadi salah satu rutinitas yang kerap dilakukan oleh banyak orang. terutama bagi para kaum pria. Meskipun tidak sedikit pula kamu wanita yang menjadi pecinta kopi juga. Dengan mengkonsumsi kopi banyak orang yang akan bertambah semangat, kantuk pun menjadi hilang. Sehingga tak mengherankan kalau kopi ini bisa membuat mereka menjadi kecanduan. Sebenarnya mengkonsumsi tidak berbaya asalkan anda mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Namun tentu saja untuk bisa menikmati secangkir kopi yang hampir setiap hari anda konsumsi tersebut. melalui proses yang sangat panjang sekali. karena yang namanya Proses pengolahan kopi ini meleawati yang namanya tekhnik budidaya, pengolahan pasca panen dan sampai dengan ke tahap akhir sampai kopi bisa anda nikmati setiap harinya. Berikut ini kami akan mengulas lebih lengkap lagi mengenai proses pengolahan kopi hingga akhir dengan menggunakan pengolahan proses basah. silahkan lihat disini. jual green coffee

kopi-indonesia-600x330

1. Sortasi buah kopi
Untuk proses pengolahan kopi yang pertama adalah dengan melakukan sortasi buah koopi yaitu setelah kopi selesai dipanen, maka akan segera dilakukan yang namanya sortasi. Dengan cara memisahkan buah kopi dengan berbagai macam kotoran, lalu memisahkan kopi yang cacat dan rusak. Pisahkan juga buah kopi yang berwarna merah, kuning dan hijau. Karena untuk pemisahan buah kopi ini juga akan membendakan kualitas dari biji kopi yang nantinya akan dihasilkan.

2. Pengupasan buah kopi
Proses yang selanjutnya adalah pengupasan kulit pada buah kopi. Untuk semakin memudahkan proses ini maka sebaiknya menggunakan bantuan dari mesin pengupas. Jangan lupa juga untuk tetap mengalirkan air selama proses pengupasan ini. supaya kulit lebih mudah untuk mengelupas pada buah kopi. Setelah kulit dikupas maka kopi akan berbentik berupa biji kopi HS.

3. Fermentasi biji kopi HS
Setelah itu maka biji kopi HS tersebut akan dilakukan yang namanya fermentasi. Carannya aadalah dengan merendam biji kopi tersebut dengan menggunakan air yang bersiih. Proses fermentasi ini sendiri biasanya memakan waktu 12 sampai dengan 36 jam. Jika lapisan lender pada biji kopi HS sudah hilang, maka proses fermentasi pun sudah selesai dilakukan.

4. Pengeringan biji kopi HS
Proses pengolahan kopi selanjutnya yaitu dengan melakukan pengeringan pada biji kopi HS tersebut. anda bisa menggunakan mesin pengering atau menjemurnya. Caranya bisa langsung tebarkan saja biji kopi tersebut diatas lantai. Waktu untuk penjemmurannya sendiri supaya biji kopi HS kering adalah sekitar 2 sampai dengan 3 minggu. Agar kadar air hanya tersisa 12 % saja.

5. Mengupas kulit tanduk
Setelah proses pengeringan sudah dilakukan. Tahap yang selanjutnya adalah dengan mengupas kulit tanduk yang menyelimuti pada biji HS tersebut. untuk cara pengupasannya sendiri bisa dengan ditumbuk maupun dengan menggunakan bantuan dari mesin pengupas. Supaya mengurangi resiko kerusakan yang bisa terjadi pada biji kopi. Sebaiknya anda menggunakan mesin pengupas saja.

6. Sortasi akhir biji kopi
Setelah proses pengupasan kulit pada biji tanduk selesai. Maka proses selanjutnya adalah melakukan yang namanhya sortasi akhir pada biji kopi tersebut. dimana pada proses ini sendiri bertujuan untuk memisahkan kotoran dna juga biji kopi yang pecah maupun rusak. Barulah setelah itu biji dikemas dan disimpan sebelum didistribusikan. bca juga ( detoxsifikasi dijaman modern)

Informasi mengenai proses pengolahan kopi yang sudah kami berikan kepada anda ini, semoga saja bermanfaat dan semakin menambah wawasan anda mengenai dunia kopi.

Jajang Yusup
Internet marketing expert and seo consultant